Monday, 3 May 2010

Demam, ubat, separa sedar, tulis dan kata-kata.

Demam itu adalah neraka cuma kita tak hangus terbakar.

This is god's punishment to me. Sebab aku selalu tulis benda yang bukan-bukan. 

Tapi beberapa hari lepas, aku gembira, aku tersenyum, tergamam dan aku hampir menitiskan air mata.

Because all this while, all I have was my words, my writing. Dan semalam, tuhan berikan aku semula kata-kata aku.

Seperti kata Karl Kraus:

"My language is the common prostitute that I turn into a virgin".

My words, my language, my prostitute, my virgin. They are all mine, mine, mine.

Sekarang aku demam, tapi aku hanya ingin, tulis dan tulis.

Write like a fucking mad guy!

2 comments:

didiey ;) said...

we'll gonna turn the prostitute virgin.

Or shud I typed BACK behind the last word?

I like that quote;)

Zulkarnain Azman said...

No, it's fine that way.